www.stoptrafiking.or.id - Menampilkan butir-butir berdasarkan tagar: tentang stoptrafiking
January 23, 2016 Diterbitkan di stoptrafiking.or.id

 

Tentang Stoptrafiking

Stoptrafiking.or.id adalah website yang didedikasikan untuk segala macam informasi dan berita terkait trafiking dan migrasi aman.

Stoptrafiking pertama kali diluncurkan oleh OnTrackMedia Indonesia pada tahun 2006, dengan dukungan dari USAID dan Uni Eropa. Saat itu, Stoptrafiking merupakan salah satu referensi utama untuk informasi seputar isu trafiking di Indonesia. Sayangnya, karena permasalahan teknis, website tersebut dimatikan selama beberapa waktu.

Stoptrafiking sekarang kembali dengan tampilan baru, berkat dukungan dari Federasi Internasional Perhimpunan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah (IFRC) dan Uni Eropa, untuk project "Kampanye Migrasi Aman dan Penguatan Kapasitas Gugus Tugas Trafiking dan Balai Latihan Kerja Luar Negeri (BLKLN) di Nusa Tenggara Timur", yang berlangsung dari September 2015 s/d Februari 2016.

Website ini diharapkan dapat memberi informasi yang bermanfaat bagi calon Buruh Migran Indonesia (BMI), BMI, dan BMI purna serta keluarganya, agar dapat mengetahui cara bermigrasi dengan aman dan memahami hak- hak mereka sebagai buruh migran.

Hubungi kami jika ada pertanyaan mengenai website ini, trafiking, atau pun migrasi aman. 

Siapa Kami

OnTrackMedia Indonesia (OTMI) adalah sebuah lembaga swadaya masyarakat (LSM) yang bergerak di bidang penyadaran publik dan konsultasi media. Dengan kantor pusat di Jakarta, dan cabang di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, kami menjalankan kampanye-kampanye yang difokuskan pada peningkatan kesadaran masyarakat dan mendorong perubahan perilaku serta sikap ke arah yang lebih positif. OTMI menggunakan media-media hiburan seperti sinetron, drama radio, dan permainan, serta video dokumenter, video pelatihan, lokakarya media dan jurnalisme.

Keterlibatan OTMI dalam isu trafiking dimulai sejak tahun 2005, ketika OTMI memproduksi kurikulum dan materi pelatihan anti-trafiking berjudul "Derita Bisu", bekerja sama dengan ACILS dan ICMC. "Derita Bisu" didistribusikan melalui gerakan Pramuka di NTT, dan masih digunakan sampai sekarang untuk memberikan pelatihan mengenai isu trafiking.

Selain itu, OTMI juga sudah memproduksi dua materi pelatihan lainnya yang terdiri dari video semi-dokumenter dan permainan berjudul "Mimpi Musafir: Bekerja di Negara-negara Arab" dan "Mimpi Musafir: Bekerja di Malaysia". Materi pelatihan tersebut digunakan dalam kurikulum di BLKLN-BLKLN di Jakarta, dan dalam sosialisasi yang diadakan bersama dengan Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) di berbagai daerah kantong BMI pada tahun 2013.

Untuk informasi lebih lanjut, buka www.ontrackmedia.or.id 

Apa Itu Trafiking

Trafiking atau perdagangan orang merupakan kejahatan serius yang melanggar hak asasi manusia. Baik perempuan, laki-laki, maupun anak-anak dapat menjadi korban trafiking.

Dalam Undang Undang No 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang, yang dimaksud dengan trafiking atau perdagangan orang adalah: Tindakan perekrutan, pengangkutan, penampungan, pengiriman, pemindahan, atau penerimaan seseorang dengan ancaman kekerasan, penggunaan kekerasan, penculikan, penyekapan, pemalsuan, penipuan, penyalahgunaan kekuasaan atau posisi rentan, penjeratan utang atau memberi bayaran atau manfaat, sehingga memperoleh persetujuan dari orang yang memegang kendali atas orang lain tersebut, baik yang dilakukan di dalam negara maupun antar negara, untuk tujuan eksploitasi atau mengakibatkan orang tereksploitasi.

Ada 3 elemen utama dalam trafiking yaitu:

  1. PROSES seseorang dipindahkan
  2. CARA seseorang dijebak
  3. TUJUAN atau niatan dipindahkan

Jika suatu kasus memiliki ketiga elemen ini, maka dapat disebut sebagai kasus trafiking atau perdagangan orang.

January 23, 2016 Diterbitkan di stoptrafiking.or.id

 

Trafiking atau perdagangan orang merupakan kejahatan serius yang melanggar hak asasi manusia. Baik perempuan, laki-laki, maupun anak-anak dapat menjadi korban trafiking.

Dalam Undang Undang No 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang, yang dimaksud dengan trafiking atau perdagangan orang adalah: Tindakan perekrutan, pengangkutan, penampungan, pengiriman, pemindahan, atau penerimaan seseorang dengan ancaman kekerasan, penggunaan kekerasan, penculikan, penyekapan, pemalsuan, penipuan, penyalahgunaan kekuasaan atau posisi rentan, penjeratan utang atau memberi bayaran atau manfaat, sehingga memperoleh persetujuan dari orang yang memegang kendali atas orang lain tersebut, baik yang dilakukan di dalam negara maupun antar negara, untuk tujuan eksploitasi atau mengakibatkan orang tereksploitasi.

Ada 3 elemen utama dalam trafiking yaitu:

  1. PROSES seseorang dipindahkan
  2. CARA seseorang dijebak
  3. TUJUAN atau niatan dipindahkan (tabel trafiking) Jika suatu kasus memiliki ketiga elemen ini, maka dapat disebut sebagai kasus trafiking atau perdagangan orang.