July 8, 2017 Diterbitkan di Berita Trafiking

Liputan6.com, Riyadh - Kementerian Luar Negeri pulangkan 76 WNI peserta amnesti dari Arab Saudi. Dubes RI untuk Arab Saudi dan OKI Agus Maftuh Abegebriel kemudian melepas kepulangan para WNIsecara resmi pada 5 Mei 2017.

April 5, 2017 Diterbitkan di Berita Trafiking

Republik Indonesia di Damaskus, Suriah, memulangkan dua jenazah tenaga kerja wanitaasal Indramayu dan Cianjur, Jawa Barat, ke Tanah Air pada Senin, 3 April 2017. Kedua jenazah tersebut adalah korban tindak pidana perdagangan orang.

April 5, 2017 Diterbitkan di Berita Trafiking

VIVA.co.id –  Jenazah seorang Tenaga Kerja Indonesia (TKI), asal Bojongsari, Gunung Tanjung, Tasikmalaya, Jawa Barat, hingga kini masih tertahan di Arab Saudi sejak 19 hari yang lalu. Dengan berbagai kendala, jenazah tenaga kerja itu belum bisa dipulangkan ke Indonesia.

March 31, 2017 Diterbitkan di Berita Trafiking

MATARAM, KOMPAS.com - Kementerian Luar Negeri membenarkan ada sekitar 300 tenaga kerja Indonesia ( TKI) yang diduga disekap dan disiksa di Riyadh, Arab Saudi.

"Ada 300 orang memang yang diduga disekap tetapi sekarang sudah ditangani oleh KBRI kita di Riyadh dan tidak semuanya dari NTB, mungkin sebagian besar dari NTB," ujar Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia, Kementerian Luar Negeri, Lalu Muhammad Iqbal di Mataram, Jumat (31/3/2017).

Iqbal mengatakan, TKI tersebut diduga merupakan TKI yang berangkat tidak sesuai prosedur. Karena itu pihaknya tidak bisa memantau keberadaan mereka. "Kita tidak bisa pantau keberadaan mereka, kita tahu keberadaan mereka setelah ada permasalahan," tutur Iqbal.

Menurut Iqbal, informasi awal terkait TKI ini diperoleh sekitar dua minggu lalu. Selain disekap, para korban diduga menerima siksaan fisik. Ia pun menduga, mereka merupakan korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO). "Sangat kuat dugaan ke TPPO," kata Iqbal.

Terkait hal ini, Kemenlu sudah mengumpulkan data dan akan berkomunikasi dengan kepolisian di Arab Saudi, untuk bekerjasama menyelesaikan masalah ini. "Saya yakinkan, KBRI akan melakukan yang terbaik untuk melindungi mereka dan pemerintah setempat sudah memberikan dukungan," ucapnya.

Iqbal menambahkan, ini bukan pertama kalinya pemerintah Indonesia bekerjasama dengan pemerintahan Arab Saudi menyelesaikan kasus TPPO. Bahkan beberapa kali pihaknya melakukan penggerebekan bersama dengan Polisi Arab Saudi. 

PenulisKontributor Mataram, Karnia Septia

EditorReni Susanti

Sumber: http://regional.kompas.com/read/2017/03/31/21413361/kemenlu.300.tki.diduga.disekap.di.riyadh

March 9, 2017 Diterbitkan di Berita Trafiking

JAKARTA, KOMPAS.com - Komite III DPD RI mendesak Pemerintah Bahrain untuk menyelesaikan masalah Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang bekerja di negara tersebut.

November 30, 2016 Diterbitkan di Berita Trafiking

Jakarta - Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Singapura meluncurkan kartu sakti untuk melindungi dan mengawasi para Tenaga Kerja Indonesia (TKI). Kartu sakti ini bernama Kartu Pekerja Indonesia Singapura (KPIS).